DALAM BUAI MIMPI
berlinang saat melihat luka menganga
terpampang luas tak terbatas
luka para ikan teri disamudera lepas
terhempas karang janji bisu
angin yang dulu menjanjikan sepoi-sepoi
kini menjadi topan dan puting beliung
menebarkan gagak hitam didalam dada
menjerit namun tak terdengar
kami sedang dalam buaian mimpi
yang dihembuskan oleh iblis penipu
menjanjikan hidangan teh hangat pagi hari
namun keju busuklah yang tersaji
wahai para pemilik dasi dan kursi
dengarlah jeritan anak ayam desa
kembalikan cahaya diwajah kusutnya
jangan kau padamkan lagi pelitanya
dengan mulut iblismu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar